FoPMI merupakan gabungan komunitas penyelam dari kalangan mahasiswa seluruh Indonesia yang aktif dalam berbagai kegiatan/aktivitas penyelaman di wilayahnya masing-masing. FoPMI dibentuk sebagai wadah apresiasi berbagai aktivitas penyelaman yang diselenggarakan di seluruh wilayah Indonesia, berfokus untuk mengembangkan networking antar kalangan penyelam mahasiswa agar setiap penyelenggaraan acara (event) penyelaman yang terjadi mendapat kesempatan publikasi secara luas berskala nasional.
Sunday, December 19, 2010
Pembuatan KIF, DIPERPANJANG
Sunday, November 28, 2010
Official FoPMI's Report from Takabonerate Islands Expedition 2010

Penyelam muda FoPMI (dari Jakarta, Bogor, Semarang, Jogja & Makassar) dalam Takabonerate Island Expedition 2010

Takabonerate Island Expedition (TIE) 2010, merupakan rangkaian acara promosi wisata bahari propinsi Sulawesi Selatan yang diselenggarakan atas kerjasama pihak PemProv Sul-Sel, DepBudPar Sul-Sel & Lantamal VI Makassar.
Ini adalah kesempatan yang kedua kalinya bagi FoPMI dalam mengikuti kegiatan TIE, dalam rangka menyelam di Kep. Takabonerate selaku perwakilan kalangan penyelam mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia (dibawah pembinaan Dinas Potensi Maritim TNI-AL) yang dilibatkan secara resmi dibawah koordinasi dari pihak Lantamal VI Makassar selaku penanggung jawab kegiatan selam dalam rangkaian acara TIE 2010.
Berikut adalah gambaran tentang aktivitas kegiatan FoPMI selama mengikuti kegiatan Takabonerate Island Expedition II – 2010:
a) 22 Oktober 2010
Dimulai sejak pukul 06.00WIB, penyelam FoPMI yang berdatangan ke kota Surabaya diberi kesempatan singgah sejenak untuk beristirahat stelah menempuh perjalanan darat dari berbagai kota asal masing-masing di kantor sekretariat UHT-DC Univ.Hang Tuah,Surabaya sambil tiba saatnya diijinkan masuk ke KRI di dermaga Armatim. Sekitar hampir pukul 16.00WIB, peserta FoPMI masuk ke KRI Surabaya-591 dan mulai tinggal untuk selanjutnya ikut berlayar bersama dalam rangka mengikuti acara Takabonerate Island Expedition 2010.


Here we’re all onboard @ KRI 591
b) 23 Oktober 2010
Selepas waktu sholat Jum’at, sekitar pukul 13.30, KRI Surabaya-591 bertolak dari Surabaya menuju Makassar, bersama dengan 14 penyelam FoPMI yang berasal dari:
- Unika Atma Jaya, Jkt: 1org
- Univ. Nasional, Jkt: 1org
- Unyil-UGM, Jogja: 2org
- IPB, Bogor: 3org
- UKSA-UnDip, Semarang: 7org
Foto bersama di helideck KRI Surabaya 591
c) 24 Oktober 2010
Seharian ini, para penyelam FoPMI menikmati waktu pelayaran menuju Makassar melewati Laut Jawa & Laut Banda dengan kondisi cuaca & gelombang yang bersahabat selama pelayaran, sehingga kami dapat saling berinteraksi tukar cerita, ,masak bersama, main bola, ping-pong, main kartu, bahkan nge-band bareng antar peserta & crew 591.
Disela-sela kegiatan masak & cuci piring di pantry
d) 25 Oktober 2010
Pagi hari, KRI Surabaya tiba di pelabuhan Makassar. Siang hingga hampir malam, peserta FoPMI berkesempatan pesiar di kota Makassar untuk wisata kuliner mencicipi menu khas seperti coto, es palu butung & es pisang ijo, mampir ke benteng Fort Rotterdam juga Pantai Losari. Malam harinya, rekan-rekan penyelam FoPMI dari Univ. Hasanuddin berkunjung ke KRI Surabaya, sambil mensurvey suasana persiapan sebelum besok siang rekan-rekan penyelam dari Makassar ikut onboard pula di KRI Surabaya.
e) 26 Oktober 2010
Jelang tengah hari, peserta Takabonerate yang naik dari Makassar sudah mengantri untuk diabsen kemudian mendapatkan ID pengenal peserta agar dapat masuk ke KRI Surabaya 591 dan mendapatkan tempat sesuai dengan ID pengenal yang dipakai, agar suasana pelayaran & acara TIE 2010 ini dapat berjalan lebih aman, lancar & tertib, setelah belajar dari pengalaman kegiatan TIE 2009 lalu. Sore harinya, KRI segera bertolak menuju Takabonerate agar esok pagi hari, kegiatan penyelaman pertama bisa dimulai sesuai jadwal acara.
Peserta TIE di Makassar, absen & ambil ID pengenal dulu sebelum masuk KRI 591
f) 27 Oktober 2010
Pukul 08.00WITA para penyelam sudah diminta siap untuk naik ke LCU menuju pulau Rajuni. FoPMI bertemu dengan Wakil Rektor III UnHas, dengan nama sapaan pak Cido di perjalanan, dan pada saat makan siang, kami beruntung mendapat makan siang 2x karena mengikuti arahan dari pak Cido. Hahaha.. Asyik & seru banget pak WaRek III UnHas ini.. J
Selesai makan siang, penyelam berangkat dengan perahu Joloro (perahu kayu tradisional SulSel) ke titik penyelaman di Pulau Latondu dengan kontur area penyelaman tebing laut dengan diving profile; max depth 18,3M; avg depth 11,9M; water temp 30°C; dive time 38mnt. Biota ikan pari bintik biru (blue spotted stingray) & siput laut (nudibranch) banyak sekali dijumpai di titik penyelaman ini. Menjelang 18.00WITA semua penyelam sudah kembali ke KRI Surabaya diantar oleh perahu Joloro. Malamnya kegiatan mengisi tabung di car deck sambil sharing pengalaman diving di pulau Latondu.

g) 28 Oktober 2010
Hari ini, bertepatan dengan peringatan hari Sumpah Pemuda. Diadakan upacara di geladak heli KRI Surabaya yang diikuti oleh para pejabat daerah, pejabat TNI-AL serta perwakilan penyelam dari berbagai daerah dan peserta International Youth Climate Change Forum (IYCF) 2010, yang kemudian ditutup dengan atraksi terjun payung TNI-AL.


Selesai upacara & atraksi terjun payung, para penyelam bergegas bersiap untuk melakukan penyelaman hari ini di Pulau Tinabo. Penyelam diberangkatkan dengan perahu Joloro & beberapa yang beruntung (rombongan FoPMI) dengan kapal patroli AL. Pukul 10.30WITA tiba di titik penyelaman pulau Tinabo, lansung menyelam dengan diving profile; max depth 13,4M; avg depth 9,4M; water temp 30°C; dive time 41mnt. Biota teripang (sea cucumber), kerang laut (sea shell) & karang lunak ukuran besar (giant soft coral) banyak dijumpai disini. Tepat tengah hari, arus mulai terasa kencang, sehingga para penyelam segera mengakhiri penyelaman. Sore harinya, KRI Surabaya bertolak kembali ke Makassar untuk mengakhiri rangkaian acara Takabonerate 2010.

Pemandangan bawah laut di pulau Tinabo
h) 29 Oktober 2010
Sekitar 08.30WITA, KRI Surabaya tiba kembali di dermaga Pelabuhan Makassar. Semua peserta yang selama ini onboard turun disini. Dengan demikian rangkaian acara TIE 2010 selesai dan resmi berakhir.
Melalui kesempatan ikut serta dalam Takabonerate Island Expedition 2010 ini, banyak sekali pengalaman baru yang didapat oleh para peserta FoPMI. Meskipun perjalanan yang ditempuh untuk bisa mengikuti kegiatan ini cukup berliku & dengan persiapan waktu yang sungguh pendek, akan tetapi peserta FoPMI tetap bersemangat, senang & puas karena telah dapat mengikuti kegiatan ini secara keseluruhan hingga selesai, serta menjadikan segala kendala yang dihadapi selama perjalanan kali ini sebagai pengalaman positif tak terlupakan disamping menambah rasa kebersaman juga kekompakan tim FoPMI dalam cerita pertualangannya kali ini.
Masih banyak cerita seru, lucu & asyik tentang pengalaman hidup yang dialami oleh masing2 peserta FoPMI selama mengikuti rangkaian acara TIE’10 dan selama menikmati pelayaran bersama KRI Surabaya 591. Atas segala kebersamaan, kekompakan & keberhasilan yang sudah kita capai sampai dengan saat ini, diharapkan dapat menjadi bahan motivasi bagi kita semua untuk tetap aktif terlibat & bertanggung jawab dalam usaha menjaga serta melestarikan segala potensi kelautan Indonesia dalam kapasitas sebagai penyelam dari kalangan akademisi.
Tuesday, September 14, 2010
Pembuatan KIF
Thursday, September 9, 2010
Tuesday, August 24, 2010
HAPPY 1st BIRTHDAY, FoPMI...
HAPPY 1st BIRTHDAY, FoPMI
===========
Gagasan awal pembentukan FoPMI lahir dari adanya ‘harapan’ untuk lebih memperkuat dalam fasilitasi sumber daya penyelam yang ada di Indonesia secara lebih optimal dan terkoordinasi lebih baik lagi pasca kesuksesan penyelenggaraan event penyelaman massal di Sail Bunaken 2009. Singkat cerita, akhirnya ‘harapan’ tersebut membuahkan ‘komitmen’ bersama, yang kemudian melahirkan suatu organisasi wadah bernama Forum Penyelam Mahasiswa Indonesia (FoPMI) pada 24 Agustus 2009 melalui hasil diskusi antara beberapa Perwira TNI-AL bersama beberapa perwakilan penyelam mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia.
Waktu pun beranjak, saat ini FoPMI telah berhasil mendapatkan legalitas organisasinya sebagai binaan dan selalu berkoordinasi dengan Dinas Potensi Maritim TNI-AL Republik Indonesia. Adapun beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan dalam waktu 1 tahun ini, adalah:
1) Takabonerate Island Expedition (Oktober 2009). Bekerjasama dengan Lantamal VI, PemDa Sul-Sel, beberapa universitas negeri/swasta di Sumatra, Jawa & Sulawesi.
2) Reef Check Survey (Oktober-November 2010). Bekerjasama dengan beberapa klub marine scientific dari berbagai universitas negeri/swasta di Jawa, Bali & Sulawesi.
3) Jambore Penyelam I: “Unity for Glorious” (Maret-April 2010) di Kep.Karimunjawa, Jawa Tengah. Bekerjasama dengan Coremap LIPI, TNI-AL Jepara & Kep.Karimunjawa, SD-SLTP-SMU di Kep.Karimunjawa, berbagai universitas negeri/swasta dari Sumatra, Jawa, Kalimantan, Bali, Sulawesi. Dalam kesempatan jambore, acara Bakti Sosial akan selalu diusung sebagai usaha untuk menyampaikan rasa keperdulian sosial para penyelam Indonesia terhadap sesama dan lingkungan laut di Indonesia.
4) Lomba Renang Selat “Raja Haji Fisabililah Cup” (Juni 2010) di Kep.Riau. Bekerjasama dengan Lantamal IV dan beberapa universitas negeri/swasta di Jawa.
Harapan dan cita-cita terdekat yang ingin diraih FoPMI adalah memperluas jangkauan kegiatan ke daerah yang belum tercakup, terutama untuk bagian wilayah Indonesia Timur (NTT, Maluku, Papua) karena sampai saat ini aktivitas kegiatan dan keberadaan anggotanya masih didominasi dari kawasan Indonesia Barat dan Tengah. Serta membuka keanggotaannya secara lebih luas (tidak hanya terbatas untuk mahasiswa) bagi seluruh penyelam dari berbagai latar belakang, kedudukan, profesi, dll untuk bersama-sama mengoptimalkan pemberdayaan manfaat dari kegiatan selam di Indonesia. Disamping tetap fokus membina, mewadahi & mendidik para penyelam muda/mahasiswa Indonesia agar menjadi penyelam yang tangguh & tanggap (always prepare for the worst and ready to be the best).
Testimonial & Harapan untuk FoPMI:
è Dengan bergabung dalam FoPMI, saya mendapat komunitas selam baru dan berkenalan dengan sesama penyelam mahasiswa (diver yg niat & tekad diving membara, tp msh bnyk ke’terbatasan’nya) dari berbagai kampus yang tersebar di Indonesia. Teman baru, pengalaman baru, sekaligus tempat sharing tips & trik seputar kegiatan selampun bertambah. Setelah beberapa kali mengikuti event bersama FoPMI, saya jadi dapat berkunjung ke beberapa tempat di Indonesia, seperti Batam, Karimun Jawa, Makassar, dsb.
Kedepannya, saya mengharapkan FoPMI sebagai forum yang mewadahi para penyelam mahasiswa (cikal bakal diver besar masa datang) dari seluruh Indonesia, dapat berfungsi lebih luas dan strategis, juga semakin berperan aktif dalam mendorong & memberdayakan semangat para penyelam dari kalangan generasi muda untuk solid bersatu dan menjadi motivator dalam mendorong kontribusi positif anak bangsa melalui ragam aktivitas penyelaman dan aktivitas ke-bahari-an lainnya yang bermanfaat & dinilai strategis untuk mengembalikan kejayaan maritim Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Sampai saat ini, FoPMI lebih merupakan fasilitator dari acara yang diadakan oleh Angkatan Laut maupun dari klub-klub selam di universitas, selain kegiatan Jambore-nya. Semoga kedepannya FoPMI bisa lebih giat mengorganisir acara sendiri yang mengatasnamakan FoPMI, yang diperuntukkan para penyelam mahasiswa (khususnya) dan kalangan penyelam luas (umumnya), agar nama FoPMI bisa lebih dikenal di dunia selam Indonesia dan anggota FoPMI menjadi lebih bangga tergabung didalamnya.
“Gantungkan cita-cita setingi langit”. Berangkat dari kutipan kalimat tersebut, saya percaya seiring dengan berjalannya waktu, FoPMI dapat berkembang lebih baik dan mewujudkan banyak mimpi-mimpi para penyelam Indonesia. Maju terus FoPMI! Bravo!!
CC & SY, UAJ-Jakarta.
è Pertama bergabung berpartisipasi dengan FoPMI di acara Jambore I Karimun Jawa 31 Maret - 4 April 2010. Kegiatan ini sekaligus kegiatan pertama saya bertemu divers mahasiswa se-Indonesia, Mengingat saya penyelam kemaren sore. Di Jambore ini saya banyak belajar berbagai macam pengetahuan, tidak hanya seputar selam. 5 hari di karimun jawa meninggalkan bekas yang masih kuat di benak saya. Alhamdulillah silaturahmi yang dibangun saat itu masih terjaga sampai sekarang.
Harapan saya FoPMI lebih memperbanyak event2 silaturahmi seperti ini. Karena kegiatan selam tidak akan hidup tanpa adanya komunitas yang kuat. Selain itu, mungkin FoPMI harus bisa lebih melibatkan pesertanya di event-event berikutnya. Kami senang jika dapat bermanfaat dalam suatu kegiatan. Baik besar maupun kecil :)
Selamat ulang tahun FoPMI, Selamat ulang tahun saya (ulang tahunnya barengan) Hehehe..
Affan, NAUTIKA-Bandung.
è FoPMI, Indonesia adl negara maritim. Jagalah kelesatarian bawah air, tingkatkan giat positif ttg kelautan, jadilah pelopor.
BM, Surabaya.
è Awal perkenalan dengan FoPMI ketika mengikuti Takabonerate Expedition, pada Oktober 2009. Saya dan beberapa kawan dari MSDC-UH ikut sebagai peserta dalam kegiatan kali ini, kami bertemu di KRI Makassar 590 yang menjadi tempat tinggal kami selama mengikuti Takabonerate Expedition ini. Saya bisa mendapatkan teman-teman baru sesama penyelam dari banyak universitas yang berbeda adalah suatu kebahagiaan tersendiri buat saya, selain menambah teman dan pengalaman saya pun mendapatkan ilmu “ekstra” selama berinteraksi dengan teman2 FoPMI.
Jadi, menurut saya, FoPMI adalah sebuah wadah pemersatu bagi seluruh diver di Indonesia agar selalu bisa berinteraksi di dalam berbagai acara yang diikuti/difasilitasi oleh FoPMI. Walau tidak semua anggota saya kenal, tapi yang tahu pasti kita satu dibawah bendera FoPMI. Semoga dengan adanya FoPMI, kawan-kawan diver se-Indonesia bisa punya tempat untuk menyalurkan minat dan bakat mereka di dunia penyelaman. Dan juga bisa tahu dimana mereka harus bergabung dalam suatu komunitas diving khusus mahasiswa.. Tambahan buat anggota, kalau bisa setiap tahun rutin diadakan acara pertemuan FoPMI yang bisa mempertemukan kawan-kawan diver se-Indonesia.
Jalasveva Jayamahe
Justrulah dilaut kita jaya.
Adlien, MSDC UH-Makassar.
è Pada hari ulang tahun FoPMI ini, dari hati saya pun “terucap” harapan, semoga FoPMI dapat memiliki anggota keluarga lebih banyak lagi, sehingga ilmu pengetahuan & semangat kekeluargaan FoPMI dapat tersiar hingga seluruh pelosok negeri Indonesia, bahkan mungkin hingga negara tetangga.
Wisata bahari Indonesia pun akan terangkat dengan bijaksana. Saya katakan dengan bijaksana dikarenakan adanya sumber daya penyelam yang ahli dalam bidang science pada tubuh FoPMI, sehingga penyelaman menjadi tidak melulu menyelam untuk rekreasi, namun juga dengan mengedepankan keselamatan terumbu karang.
Poppy, UGM-Yogyakarta.
HAPPY BIRTHDAY
FoPMI

